Semarang, 6 Juli 2026 – Kontingen Kabupaten Demak mengikuti Lomba Pramuka Garuda Berprestasi Tingkat Kwartir Daerah Jawa Tengah yang berlangsung pada 3–6 Juli 2026 di Puskepram Candra Birawa, Karanggeneng, Gunungpati, Kota Semarang. Kegiatan ini diikuti …
Demak – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dinpora) Kabupaten Demak menggelar Sosialisasi Pengendalian Gratifikasi yang diikuti seluruh pegawai di halaman Kantor Dinpora, Jumat (26/6). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman aparatur mengenai pencegahan gratifikasi sebagai upaya mewujudkan …
Kendal – Tim bola voli pelajar Kabupaten Demak harus mengakui keunggulan tuan rumah Kabupaten Kendal dengan skor ketat 1-2 (25-21, 22-25, 10-15) dalam laga lanjutan Pra POPDA Zona 1 Jawa Tengah yang berlangsung di GOR …
Demak – Kelurahan Betokan, Kecamatan Demak, menggelar pembinaan dan pembentukan Pengurus Karang Taruna Tahun 2026 di Aula Kelurahan Betokan, Senin (22/6). Kegiatan ini diikuti pemuda Karang Taruna setempat dan dihadiri Camat Demak, perwakilan Polsek Demak, …
Semarang, 6 Juli 2026 – Kontingen Kabupaten Demak mengikuti Lomba Pramuka Garuda Berprestasi Tingkat Kwartir Daerah Jawa Tengah yang berlangsung pada 3–6 Juli 2026 di Puskepram Candra Birawa, Karanggeneng, Gunungpati, Kota Semarang. Kegiatan ini diikuti …
Untuk kesehatan dan menjaga imun tubuh maka DINPORA Demak melakukan senam bersama pada Hari Jum’at, tanggal 12 Juni 2020 bertempat di Halaman DINPORA Demak dengan mengajak seluruh pejabat Struktural mulai dari Sekretaris Dinas, Kabid, Kasi, Kasubbag, serta seluruh pegawai ASN dan Non-ASN DINPORA Demak.
Kegiatan senam bersama dilakukan untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh, merefreshkan pikiran sehingga imun tubuh tidak turun meski Kabupaten Demak masih dalam kondisi pandemi wabah virus Covid (Corona). Dengan menjalankan protokol kesehatan seperti mencuci tangan sebelum memulai aktivitas, memakai hansanetizer, memakai masker dan menjaga jarak.
Setelah melakukan senam bersama, pegawai DINPORA Demak memainkan permainan Bola Voli di Halaman Aula DINPORA Demak dengan sistem penilaian skore dan sitem tiga kali kemenangan, semoga pandemi ini segera berakhir supaya kita semua dapat melakukan aktivitas seperti biasanya. #bersamalawancorona
Menpora Zainudin Amali menyambut baik kolaborasi yang
akan dijalin antara FKPPI (Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan TNI-Polri)
bersama dengan Kemenpora. Kolaborasi ini akan didorong terkait kewirausahaan
pemuda.
Menurut Menpora, pemerintah sangat mengapresiasi upaya positif masyarakat dan kelompok masyarakat termasuk dari FKPPI ini yang akan bekerjasama dengan pemerintah di bidang kewirausahaan pemuda. “Kami membuat program prioritas agar para pemuda kita memiliki minat untuk berwirausaha yang menjadi basisnya yang kuat untuk bisa mandiri memenuhi kehidupannya, keluarga dan lingkungannya sehingga bisa melebarkan jalannya ke berbagai aspek,” kata Menpora saat menerima audiensi secara virtual PP HIPWI FKPPI di Kantor Kemenpora, pada Hari Rabu/tanggal 6 Juni 2020 siang.
Pihaknya memandang penting program seperti ini karena
Indonesia akan menghadapi bonus demografi. “Kami memandang ini penting
karena kita akan menghadapi tantangan lainnya untuk bangsa seperti bonus
demografi maka anak-anak muda kita harus didorong untuk bisa mandiri
berwirausaha sendiri,” tegas Menpora.
Menpora berharap banyak diskusi membicarakan soal
kewirausahaan di kalangan pemuda dan siap berkolaborasi dengan FKPPI.
“Kami menyambut baik peran aktif dari teman-teman FKPPI, saya kira kita
akan bisa berkolaborasi sepanjang yang bisa kita lakukan bersama karena
Kemenpora juga bukan kementerian besar jadi ada keterbatasannya,”
jelasnya.
Ketua HIPWI (Himpunan Pengusaha dan Wiraswasta) FKPPI
Toro Sudarmadi berharap HIPMI dapat menjadi wadah wirausaha, pengusaha dan
wiraswasta FKPPI terlebih nantinya bekerjasama dengan Kemenpora. “Kami
ingin HIPMI menjadi wadah wirausaha dan bisa menularkan jiwa kewirausahaan
untuk mencetak generasi muda menuju wirausaha yang tangguh dan berjiwa
kebangsaan,” ujarnya.
“Kami melihat ada program-program Kemenpora yang
bisa dikolaborasikan terlebih cabang HIPWI ini ada di 33 provinsi di Indonesia
dengan berbagai potensi yang ingin kami dikembangkan bersama dengan
pemerintah,” harapnya.
Turut mendampingi Menpora dalam video conference ini
Deputi Bidang Pengembangan Pemuda Asrorun Niam Sholeh, Staf Khusus Menpora
Venno T serta hadir Dewan Penasehat FKPPI Eddy Kuntadi, Sekjen HIPWI Satria,
Ketua Generasi Muda FKPPI Shandy Mandela. (ben)
Plt. Deputi Peningkatan Prestasi Olahraga Chandra Bhakti menilai para
pelatih menjadi tulang punggung dalam pembinaan atlet olahraga nasional. Hal
itu ia sampaikan saat membuka Sosialisasi Permenpora No.1 Tahun 2020 secara
virtual di Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta.
Menurutnya, secara nasional minimal kebutuhan pelatih yang memiliki sertifikasi pendidikan sarjana olahraga adalah 30%, saat ini jumlah itu jauh belum tercapai. “Saat ini para pelatih olahraga yang memiliki latar belakang pendidikan sarjana olahraga hanya 21% padahal kebutuhan minimal yang diperlukan adalah 30%,” ucap Chandra, pada Hari Rabu/tanggal 10 Juni 2020 pagi.
Sosialisasi Permenpora No.1 Tahun 2020 ini terkait tentang Pelaksanaan
Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil dalam Jabatan Fungsional Pelatih Olahraga dan
Jabatan Fungsional Asisten Pelatih Olahraga melalui Penyesuaian/Inpassing.
“Kemenpora saat ini salah satu program prioritasnya terutama dalam bidang
peningkatan prestasi olahraga pembinaan usia dini adalah dengan meningkatkan
sertifikasi pelatih olahraga,” tambahnya.
Meskipun melalui sosialisasi jarak jauh yang diikuti Kadispora Provinsi dan
Kepala BKD seluruh Provinsi di Indonesia, Chandra Bhakti berharap semua
stakeholder Kemenpora dapat bersinergi dan melaksanakan amanah yang tertuang
dalam peraturan itu dengan baik. “Dengan pengaturan Permenpora No.1 Tahun
2020 ini akan dilihat secara keseluruh bagaimana latar belakang pendidikannya
para atlet, bagaimana latar belakang kemampuan yang dimiliki, maupun
pengalamannya,” tuturnya.
“Kedepan para pelatih olahraga menjadi tulang punggung dalam pembinaan
para atlet, apa yang dilakukan saat ini memiliki nilai yang strategis dan
sangat penting dalam memajukan olahraga secara keseluruhan,” ia
menambahkan. “Semoga sosialisasi ini memberikan kemanfaatan yang besar, forum
ini selain juga menjadi forum silaturahmi antar kita yang sedang memasuki
tatanan Normal Baru juga meiliki harapan agar peningkatan prestasi olahraga
nasional menjadi kebanggaan bangsa dan negara,” harapnya.
Pembentukan Jabatan Fungsional Pelatih Olahraga dan Jabatan Fungsional
Asisten Pelatih Olahraga yang tertuang dalam PermenpanRB Nomor 40 Tahun 2014
dan PermenpanRB Nomor 41 Tahun 2014 menjadi acuan Kemenpora dalam menyusun
Permenpora No.1 Tahun 2020.
Turut hadir mendampingi Kepala Biro Perencanaan dan Organisasi Esa
Sukmawijaya, Sekretaris Deputi Kemenpora Marheni Dyah Kusumawati, Kepala Biro
Humas dan Hukum Kemenpora Sanusi, Asdep SDM Standarisasi dan Kompetensi
KemenpanRB serta para narasumber Prof. Hari A. Rachman dan Dr. M. Hamid Anwar.
(ben)
Menpora Zainudin Amali menjadi narasumber di acara Webinar Keolahragaan dengan tema PON dan Prestasi Olahraga di Era Pandemi Covid- 19, secara virtual yang dilakukan di Situation Room Lantai 9 Graha Pemuda, Senayan, Jakarta Pusat, pada Hari Jumat/tanggal 5 Juni 2020. Webinar yang di inisiasi oleh oleh Universitas Negeri Surabaya (Unesa) diikuti sekitar 5000 lebih peserta.
“Pendemi Covid -19 dampaknya sangat luar biasa pada
kegiatan-kegiatan olahraga. Dampak yang paling kelihatan terjadi pada bidang
pariwisata. Pada pariwisata, berbagai even berbasis sport tourism tidak
berjalan. Selanjutnya, berdampak pada bidang ekonomi kerakyatan. Kita tahu ada
beberapa kegiatan olahraga terhenti seperti liga sepakbola, IBL, Pro Liga dan
even lainnya. Dan yang tergantung hidupnya secara ekonomi di sini (kegiatan
olahraga) bukan saja pemain dan pelatih tapi juga pedagang-pedagang yang
berjualan setiap ada kegiatan olahraga,” ujar Menpora memulai paparanya.
Berikutnya, masih katanya, dampak sosial dan
kesehatan, dengan adanya pandemi ini kita menganjurkan untuk stay at home
(kegiatan di rumah), dan ini tentu sangat berpengaruh terhadap penampilan
performace atlet. Sedangkan dampak bagi olahraga itu sendiri yang sudah jelas
performace atlet penurun dan even olahraga tidak berjalan serta olahraga
masyarakat berhenti semuanya.
Sebagaimana pendapat para ahli dan pengalaman situasi
menghadapi wabah penyakit bahwa pandemi Covid-19 tidak akan seratus persen
hilang. Oleh karena itu, pemerintah akan menerbitkan protokol keolahragaan
tatanan normal baru.
“Pemerintah akan segara menerbitkan protokol bagi para
atlet, agar bisa kembali mengelar latihan maupun melanjutkan kompetisi olahraga
nasional. Untuk rumusan protokol keolahragaa akan dikoordinasikan dengan
Kemenko PMK, Kemenkes, dan Gugus tugas Covid-19. Konsep protokol olahraga
tatanan norma baru ini yaitu pemusatan latihan yang meliputi latihan mandiri
dengan virtual atau latihan terisolasi dengan pembatasan ketat merujuk pada
protokol keolahragaaan tatanan norma baru,” jelasnya.
Hal lain yang dikatakan Menpora mengenai kebijakan
penyelenggaraan PON XX Papua. Menurutnya, penyelenggaraan PON XX di Papua
dilaksanakan pada bulan Oktober tahun 2021, sesuai dengan Kepres pada ratas
kebinet tanggal 23 April 2020 dengan misi sukses prestasi, penyelenggraan,
pemberdayaan ekonomi dan administrasi.
“Venues pertandingan dan sosialisasi serta
promosi penyelenggaraan PON XX Papua tetap dilakukan dengan menjalankan
protokol penanganan dan pencegahan Covid-19. Pemeritah juga tetap
mengalokasikan dukungan anggaran APBN penyelenggaraan PON XX di Papua.
Pemusatan latihan atlet di daerah dapat dilaksanakan secara mandiri melalui
virtual atau berdasarkan protokol keolahragan tatanan norma baru,” tutupnya.
(rep)
Menpora Zainudin Amali memberikan apresiasi kepada Perkumpulan Pengusaha dan Profesional Nahdliyin (P2N) yang menggelar Diskusi Publik secara Online dengan tema “Milenial Entreprenuer Berkarakter”, Pada Hari Rabu/tanggal 3 Juni 2020 pagi. Hasil acara ini menurutnya harus diwujudkan secara konkret agar anak muda Indonesia khusunya untuk Nahdliyin berani menjadi wirausaha muda yang tangguh.
Pada pengantarnya, Menpora mengatakan bahwa Kemenpora khususnya di bidang
pemuda memiliki program-program yang harus terus disinergikan dengan semua
kalangan. “Kita menyambut baik dengan banyaknya anak-anak muda yang
terjuan sebagai pengusaha untuk mendukung kemajuan bangsa Indonesia. Oleh
karenanya acara ini harus benar-benar diaplikasikan dengan baik,” kata
Menpora.
“Saya juga berharap NU dengan P2N bisa mempelopori langkah-langkah
konkret untuk pengembangan ekonomi umat. karena kita tahu tugas NU salah
satunya yang menurut saya penting adalah mendorong ekonomi umat, oleh karena
itu saya senang dengan adanya P2NU NU ini. Kamu muda sekarang ini rata-rata
sangat kreatif dan inovatif yang mana saat bonus demografi mereka inilah yang
akan menjadi tumpuan bangsa ini,” tambahnya
“Kami di Kemenpora punya program prioritas yang salah satunya mendorong
pemuda kita menjadi yang kreatif, inovatif, mandiri dan berdaya saing.
Khususnya untuk mereka yang bergerak dibidang usaha, ini yang menurut saya
menjadi konsentrasi di Kemenpora. Jadi kita mendorong anak muda kita menjadi
anak muda yang memiliki karakter,”ujarnya.
“Acara ini bagus untuk mempersiapkan kaum milenial kita, karena
persaingan ke depan sangat ketat dan luar biasa. Baik dari dalam negeri atau
luar negeri. Kita Kemenpora ingin mempersiapkan betul anak muda, apalagi
perkembangan dunia usaha sendiri sangat luar biasa. Kemampuan anak milenial di
ekonomi kreatif harus terwadahi dengan baik, khususnya di kalangan anak muda
nahdliyin,” harap Menpora. Acara ini juga dikuti oleh Deputi Pengembangan
Pemuda Asrorun Niam, Ketua PBNU Bidang Ekonomi Umar Syah Hasan, Ketua Umum P2N
Witjaksono dan Sekjen P2N Choirul Soleh Rasyid (amr)
Kabupaten Demak memperingati Hari Lahir Pancasila dengan upacara yang dilaksanakan secara Virtual dipimpin langsung oleh Presiden RI (Ir. Joko Widodo), dihadiri Bupati Demak (H.M. Natsir) dan Wakil Bupati Demak (Drs. Joko Sutanto) beserta seluruh jajaran Pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Demak.
Dalam upacara secara Virtual, Presiden RI (Ir. Joko Widodo) mengajak seluruh masyarakat untuk meneguhkan kepedulian terhadap sesama yang sedang mengalami kesulitan tanpa membeda-bedakan kelompok, ras, golongan tertentu.
Peringatan Hari Lahir Pancasila dilaksanakan pada Hari Senin/tanggal 1 Juni 2020 bertempat di Gedung Ghradika Bina Praja Kabupaten Demak.
DINPORA Demak tetap menjalankan rutinitas apel pagi sebelum melaksanakan pekerjaan pada Hari Jum’at/tanggal 22 Mei 2020 bertempat di Halaman Kantor DINPORA Demak, menjelang lebaran H-2 semua pegawai ASN maupun non-ASN Pemerintah Kabupaten Demak tetap masuk jam kerja dan menjalankan tugas kantor seperti biasa.
Meski masih dalam situasi pandemi wabah virus Covid-19 (Corona), DINPORA Demak tetap menjalankan rutinitas apel pagi dengan menerapkan Social Distancing (Jaga Jarak), memakai masker selama di Kantor, dan memakai handsanitizer setelah sampai kantor.
Apel Pagi dipimpin oleh Kepala Bidang Kemitraan dan Informasi (Drs. Sujarwo, M.Pd) dan dihadiri oleh Sekretaris Dinas, Kepala Bidang Pembinaan Olahraga, Kepala Bidang Kepemudaan dan Kepramukaan beserta seluruh pegawai DINPORA Demak.
#bersamalawancorona
“JAGA KESEHATAN DENGAN MENERAPKAN POLA HIDUP BERSIH UNTUK DIRI KITA SENDIRI DAN LINGKUNGAN SEKITAR”
Pada Hari Rabu/tanggal 20 Mei 2020, DINPORA Demak dengan diwakilkan masing-masing Bidang menjenguk salah satu pegawai DINPORA Demak yang ijin karena cuti melahirkan (Nikmah Diana) di kediamannya.
Dengan menjalankan protokol kesehatan yaitu sebelum masuk rumah cuci tangan pakai sabun, kemudian memakai Hadsanitizer, dan tidak lupa tetap memakai masker. selain menjenguk, DINPORA Demak juga menyerahkan Dansos (Dana Sosial) oleh Kasubbag Umum dan Kepegawaian (Endang Setyorini, SE) dan diterima langsung oleh pegawai yang sakit (Nikmah Diana, S.Pd).
Pada Hari Senin, tanggal 18 Mei 2020 bertempat di Gedung Ghradika Bina Praja dilaksanakan Penyerahan laporan hasil pemeriksaan (LHP) oleh BPK Perwakilan Jawa Tengah melalui videoconference dengan Bupati Demak (H.M. Natsir), Wakil Bupati Demak (Drs. Joko Susanto), Sekretaris Daerah (dr. Singgih Setyono, M. Kes) beserta jajarannya.
Dalam laporan keuangan pemerintah daerah (LKPD) tahun anggaran 2019, Kabupaten Demak meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Jawa Tengah. Ini merupakan keempat kalinya secara berturut-turut Kabupaten Demak meraih opini WTP.
Meski masih dalam situasi pandemi wabah Virus Covid-19 (Corona), videoconference dilakukan dengan menerapkan social distancing (jaga jarak) dan memakai masker untuk memutus mata rantai virus Covid19 (Corona) yang sampai saat ini masih belum mereda.
#bersamalawancorona
” “JAGA KESEHATAN DENGAN MENERAPKAN POLA HIDUP BERSIH UNTUK DIRI KITA SENDIRI DAN LINGKUNGAN SEKITAR”