KONSULTASI PENCAIRAN BANTUAN KEUANGAN KHUSUS (BKK) DESA JUNGPASIR KECAMATAN WEDUNG

Demak, 18/06/2020

Sobat Pemuda dan Olahraga,

DINPORA Demak khususnya Bidang Kemitraan dan Informasi menerima kunjungan dari Perangkat Desa Jungpasir Kecamatan Wedung pada Hari Kamis, tanggal 18 Juni 2020 bertempat di Ruang Bidang Kemitraan dan Informasi.

Kunjungan dilakukan untuk menindak lanjuti terkait Pencairan Bantuan Keuangan Khusus (BKK), konsultasi langsung dijelaskan oleh Kepala Bidang Kemitraan dan Informasi (Drs. Sujarwo, M.Pd) dan Kasi Sarana Prasarana (Andriani Prihatiningsih, SE) selaku yang menangani tugas pengajuan Bantuan Keuangan Khusus (BKK).

Bidang Kemitraan dan Informasi

APEL PAGI DENGAN MENJALANKAN PROTOKOL KESEHATAN DINPORA DEMAK

Demak, 17/06/2020

Sobat Pemuda dan Olahraga,

DINPORA Demak melaksanakan apel pagi pada Hari Rabu, tanggal 17 Juni 2020 dengan pemakaian seragam KORPRI lengkap beserta perlengkapannya. Pelaksanaan apel pagi dilakukan di Halaman Kantor DINPORA Demak dengan dipimpin Plt. Kadinas DINPORA (Drs. Umar Surya Suksmana, M. Kom) selaku Pembina Apel serta diikuti peserta apel mulai dari Sekdin, Kabid, Kasi, Kasubbag, dan Pegawai ASN dan Non-ASN.

Setelah membacakan Janji Layanan DINPORA, Kadinas menyampaikan amanat untuk seluruh pegawai DINPORA untuk selalu menjaga kesehatan baik dirumah maupun saat dikantor. Karena menjaga imun tubuh sangatlah penting dikarenakan Kabupaten Demak yang terkena dampak Covid-19 semakin bertambah banyak.

Untuk itu Kadinas menghimbau seluruh pegawai untuk selalu menjaga kesehatan diri dan keluarga tentunya, apalagi yang sudah berkeluarga dan memiliki anak sangatlah penting untuk berhati-hati, istirahat yang cukup dan selalu mengikuti anjuran pemerintah dengan menjalankan protokol kesehatan.#bersamalawancorona

“JAGA KESEHATAN DENGAN MENERAPKAN POLA HIDUP BERSIH UNTUK DIRI KITA SENDIRI DAN LINGKUNGAN SEKITAR”

SEKRETARIAT

PENCEGAHAN PENYEBARAN COVID-19 (CORONA) DINPORA DEMAK

Demak, 16/06/2020

Sobat Pemuda dan Olahraga,

Sesuai Edaran Surat dari Bupati No 475.542/Th. 2020 khususnya pada pasal 5 ayat 1 tentang Protokol Kesehatan, maka Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Demak mulai memasang safety face untuk pelayanan dan memasang wastafel untuk cuci tangan para pegawai DINPORA Demak maupun pengunjung yang datang.

Para pegawai DINPORA Demak kerja bakti dengan memasang safety face dan memasang wastafel cuci tangan untuk pegawai dan pengunjung kantor, pemasangan safety face maupun wastafel cuci tangan dilakukan pada Hari Selasa, tanggal 16 Juni 2020 di Kantor DINPORA Demak. untuk mencegah penyebaran wabah virus Covid-19 (Corona) khususnya di Kabupaten Demak melalui protokol kesehatan diharuskan mempunyai peralatan untuk pencegahan wabah virus Covid-19 (Corona).

SEKRETARIAT

PENGUKURAN SUHU TUBUH PEGAWAI DINPORA DEMAK

Demak, 16/06/2020

Sobat Pemudan dan Olahraga

DINPORA Demak melakukan pengukuran suhu tubuh kepada seluruh pegawai DINPORA mulai dari Sekdin, Kabid, Kasi, Kasubbag serta pegawai ASN dan Non-ASN. Sebelum masuk kantor, seluruh pegawai yang baru datang akan di cek terlebih dahulu dengan alat pengecekan suhu tubuh untuk mencegah penyebaran Covid-19 (Corona) di Halaman Kantor DINPORA Demak.

Pelaksanaan pengukuran suhu tubuh pegawai di Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Demak sebagai pelaksanaan SE Bupati No. 475.542/Th. 2020 khususnya pada pasal 5 ayat 1 tentang Protokol Kesehatan. Maka dari pada Hari Selasa, tanggal 16 Juni 2020 pengecekan suhu tubuh kepada seluruh pegawai mulai dilakukan.

#bersamalawancorona

“JAGA KESEHATAN DENGAN MENERAPKAN POLA HIDUP BERSIH UNTUK DIRI KITA SENDIRI DAN LINGKUNGAN SEKITAR”

SEKRETARIAT

SELALU MENJAGA IMUN TUBUH DALAM KONDISI PANDEMI YANG MASIH BERLANGSUNG

Demak, 15/06/2020

Sobat Pemuda dan Olahraga,

Pandemi wabah virus covid-19 (Corona) sampai saat ini masih belum berakhir bahkan di Kabupaten Demak wabah virus covid-19 sudah mulai meluas dengan lonjakan yang sangat drastis, pandemi ini juga mengakibatkan Program kegiatan DINPORA yang harusnya berjalan harus dibatalkan.

Dengan banyaknya waktu senggang maka para karyawan DINPORA meluangkan waktu untuk tetap beraktivitas berolahraga dengan memainkan permainan tenis meja di Aula Kantor DINPORA Demak pada Hari Senin, tanggal 15 Juni 2020. Kegiatan ini selain merefreshkan pikiran juga meningkatkan imun tubuh, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Semoga pandemi wabah virus covid-19 (Corona) bisa segera berakhir dan semuanya bisa kembali normal seperti sedia kala, yuk #bersamalawancorona dengan mengikuti anjuran pemerintah yakni selalu cuci tangan memakai sabun dan dibilas dengan air mengalir, selalu pakai masker, memakai handsanetizer, jaga jarak, serta jika tidak ada kepentingan lebih baik dirumahaja.

“JAGA KESEHATAN DENGAN MENERAPKAN POLA HIDUP BERSIH UNTUK DIRI KITA SENDIRI DAN LINGKUNGAN SEKITAR”

Bidang Pembinaan Olahraga

Jadi Keynote Speaker di Seminar Nasional Olahraga Daring, Menpora Paparkan Protokol Kegiatan Keolahragaan Menuju Tatanan Normal Baru

Jakarta, 15/06/2020

Menpora Zainudin Amali pada Hari Senin, tangal 15 Juni 2020 pagi menjadi Keynote Speaker pada acara Seminar Nasional Olahraga Daring (SEMANGAD) Video Conference dengan tema “Protokol Kesehatan dalam Pembelajaran Penjas & Olahraga di Tengah Pandemi Covid-19”. Pada acara tersebut Menpora menjelaskan bagaimana pelaksanaan Protokol Kegiatan Keolahragaan Dalam Menuju Tatanan Normal Baru. 

Menpora mengatakan Kemenpora sekarang ini sudah mengeluarkan protokol kegiatan keolahragaan yang dibagi dalam tiga kategori. Kategori pertama yakni untuk kegiatan Pelatihan Nasional (Pelatnas), Pelatihan Daerah (Pelatda)/ Pelatprov, Pelatihan Kabupaten (Pelatkab) atau Pelatihan Kota (Pelatkot), latihan klub. Kedua yakni kategori kegiatan Kejuaraan, Event, Kompetisi atau Turnamen. Dan yang ketiga yakni, Kegiatan Olahraga Rekreasi atau Olahraga Masyarakat. 

“Ketiga kategori itu sudah kami terbitkan dan semuanya harus dipatuhi oleh semua stakeholder olahraga di Indonesia. Sementara untuk bidang pendidikan jasmani, Kemenpora masih akan berkoordinasi dengan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) untuk mengeluarkannya, karena sekarang ini masih belum ada kepastian waktu kapan sekolah sudah dimulai. Insyallah akan menyusul,” kata Menpora. 

Menteri Kelahiran Gorontalo ini juga menjelaskan bagaimana pelaksanaan Protokol Kegiatan Olahraga secara rinci sesuai dengan yang diterbitkan oleh Kemenpora. Misalnya untuk Kegiatan Olahraga Rekreasi atau Masyarakat yang sekarang ini sudah mulai marak dilakukan, salah satunya adalah Pusat Komunitas dan Pusat kebugaran yang dilakukan di dalam maupun di luar ruangan, serta area bermain dapat dibuka dengan tingkat kehadiran maksimal 10 pengunjung pada satu waktu dan tempat tertentu dengan mengikuti protokol kesehatan. 

“Intinya pemerintah dalam hal ini Kemenpora sudah mengeluarkan protokol kegiatan keolahragaan yang berdasarkan protokol covid-19. Kuncinya agar semua ini berjalan dengan baik dan maksimal harus ada kedisiplinan semua masyrakat. Jika semua disiplin dalam menjalankanya, insyallah masa-masa sulit untuk olahraga di masa pandemi covid-19 berakhir,” tambahnya. (amr)                

Sumber : www.kemenpora.go.id

RAKOR ADMIN PPID PEMBANTU MENUJU PEMERINGKATAN KETERBUKAAN INFORMASI TINGKAT JAWA TENGAH

Demak, 15/06/2020

Sobat Pemuda dan Olahraga,

Untuk mempersiapkan Pemeringkatan Keterbukaan Informasi Publik Tingkat Jawa Tengah 2020, Dinkominfo Kabupaten Demak melaksanakan Rapat Koordinasi dengan admin PPID (Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi) di seluruh OPD di Kabupaten Demak.

Acara dilaksanakan pada Hari Senin, tanggal 15 Juni 2020 bertempat di Ruang Pertemuan Dinkominfo Kabupaten Demak dengan tetap menerapkan Protokol Kesehatan. Acara dipimpin oleh Kepala Dinkominfo Kabupaten Demak (Dra. Endah Cahya Rini, MM) dan didampingi oleh Kabid Komunikasi dan Statistik (Agus Pramono, SH., MM) Kasi Sarana Komunikasi dan Diseminasi Informasi (Rudyanto, S.Sos).

Kepala Dinkominfo berpesan agar seluruh admin PPID di masing-masing OPD hingga akhir Juni ini segera mempersiapkan dokumen-dokumen yang diperlukan dalam rangka mempersiapkan pemeringkatan.

“Mari kita bersama-sama bersinergi agar Pemkab Demak dapat meraih hasil yang memuaskan dalam Pemeringkatan KI tahun ini”. tutup beliau

SEKRETARIAT

Ngobrol Online Bareng Menpora, Jojo Cerita Perjalanan Masa Kecil dan Dunia Bisnis Clothing

Jakarta, 13/06/2020

Melalui akun Instagram Kemenpora, Menpora Zainudin Amali pada Hari Sabtu, tanggal 13 Juni 2020 sore ngobrol online bareng pebulutangkis Indonesia Jonatan Christie di rumah dinas kompleks Widya Chandra III, Jakarta. Kepada Menpora, Jojo-panggilan akrab Jonatan Christie- banyak bercerita pengalaman masa kecil hingga dunia bisnis yang dia geluti sekarang. 

“Sore hari ini kita akan bincang dengan Jonatan Christie yang biasa di panggil Jojo. Jojo adalah pemain tinggul putra tim Indonesia dari cabang bulutangkis. Dan saya kira semua yang nonton saat pertandingan Tim Indonesia dengan negara lain, pasti menunggu aksi Jojo di lapangan. Untuk mengobati kerinduan itu, kita berbincang santai bersama Jojo, ” ujar Menpora.

Menpora sempat menanyakan kabar ke Jojo, yang dijawab, “Baik Pak, apa kabar Pak”. Selanjutnya, Menpora pun meminta Jojo untuk bercerita awalnya suka bulutangkis. “Jo, cerita donk, awal suka dengan cabang bulutangkis?,” tanya Menpora. 

Mendapat pertanyaan tersebut, Jonatan pun mengaku dikenalkan bulutangkis oleh ayahnya sejak kecil. Ia mulai bermain bulutangkis ketika usianya menginjak 6 tahun. Sejak itulah, ia mulai serius menekuni bulutangkis. Baik mengikuti di sekolah maupun di luar sekolah. Jonatan juga berlatih di klub Taurus. Hasil latihan yang keras, ia memperoleh sejumlah piala dari berbagai turnamen. 

“Saya memulai karir diumur 6 tahun. Pertama kali bermain bulutangkis pada saat kelas 1 SD. Pada saat saya menginjak bangku dasar, setiap anak diwajibkan untuk memilih satu cabang ekstrakurikuler. Diantaranya adalah bulu tangkis, basket dan sepak bola. Karena ayah saya tidak ingin kulit saya menjadi hitam, ayah menyuruh saya untuk mengikuti ekstrakurikuler bulutangkis,” jawab Jojo. 

“Sejak saat itu, saya aktif mengikuti lomba bulutangkis antar sekolah dan unggul di setiap permainan, akhirnya orang tua saya mendaftarkannya di sebuah klub bulu tangkis yaitu PB Tangkas Specs. Dari situ, saya mulai banyak memenangkan kejuaraan regional dan nasional,” tambah Jojo. 

 Di luar dunia bulutangkis, Jojo pun mulai menggeluti dunia usaha clothing. “Jadi saya sempat berpikir bahwa kita tidak selama ada di satu bidang. Contoh saya tidak mungkin berada selamanya di bulutangkis. Saya harus punya rencana ke depan apa yang bisa saya lakukan kedepannya, mungkin salah satunya dari bisnis, bisnis clothing. Bisnis clothing itu  bisnis yang mengacu pada usaha menciptakan sebuah brand fashion,” ucap Jojo. 

“Merek dagang Satoe-Noesa, ini maknanya apa? ” tanya Menpora lagi. “Satoe-Noesa adalah nama perusahaan. Dengan nama Satoe-Noesa, kita ingin mengangkat tema  Indonesia. Jadi kita ingin menunjukkan pada dunia bahwa Indonesia punya suatu hal yang sangat luar biasa melalui kaos,” jawab Jojo lagi. 

Di akhir perbincangan, Menpora meminta Jojo untuk memberikan pesan kepada seluruh masyarakat Indonesia, terkait memasuki era norma baru.”Terakhir, Jo, terkait memasuki era normal baru ini pesan apa yang akan Jojo sampaikan pada masyarakat?,” tutur Menpora.

“Pesan dari saya kepada masyarakat, tetap ikuti aturan dari pemerintah untuk selalu jaga jarak dan selalu pakai masker saat keluar. Dan pastinya jaga kesehatan, tetap berolahraga dan jaga kebersihan. Untuk para atlet tetap jaga kondisi, karena kita sebagai seorang atlet beberapa hari tidak beraktivitas atau latihan pasti langsung drop. Untuk itu kita sebagai atlet tetap latihan walaupun tidak terlalu berat agar tetap terjaga staminanya,” pesan Jojo. (rep)

Sumber : http://www.kemenpora.go.id

Apresiasi Kejurnas Cricket, Menpora Pesan Atlet Terapkan Protokol Kesehatan

Jakarta, 12/06/2020

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali secara resmi membuka kejuaraan nasional (kejurnas) cricket secara virtual di Situasion Room, Kemenpora, pada Hari Jumat/tanggal 12 Juni 2020 malam. Pada kesempatan ini, Menpora berpesan kepada atlet untuk tetap menerapkan protokol kesehatan.  

“Yang saya hormati, pengurus cricket, ini sangat luar biasa ya. Saya mengapresiasi kejurnas yang dilakukan nanti. Tentu kami berterima kasih tentang apa yang dilakukan pengurus cricket Indonesia. Ditengah pandemi Corona ini, pengurus mampu berkreasi dan punya kreativitas,” kata Menpora. 

Kepada atlet dan pengurus cricket, Menpora berpesan agar protokol kesehatan tetap dilaksanakan dengan baik. Selain itu, menteri asal Gorontalo ini juga mengajak pengurus cricket untuk menyambut era new normal nantinya. “Pandemi ini masih berlangsung di negeri kita. Tapi itu tidak menghalangi kita untuk berkreativitas. Mari kita songsong era new normal. Cricket juga harus sambut itu. Apa yang kita lakukan, saya berpesan untuk perhatikan protokol kesehatan. Jaga jarak, cuci tangan pakai sabun dengan air yang mengalir, dan lain sebagainya,” terang Menpora. 

 Jika protokol kesehatan dilakukan dengan disiplin, Menpora yakin masyarakat bisa beraktivitas dan produktif ditengah pandemi. Saat ini, protokol dibidang keolahragaan terus dikoordinasikan dengan kementerian terkait serta Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19. “Protokol dilakukan dengan disiplin, kita yakin bisa beraktivitas dan produktif ditengah pandemi. Maka itu, upaya cabang olahraga melakukan kegiatan seperti ini sangat didukung. Pasti protokol untuk sepak bola dengan bulu tangkis itu beda, juga halnya dengan cricket,” ujar Menpora. 

Lebih lanjut Menpora juga memotivasi atlet cricket untuk tampil baik disetiap kejuaraan. Apalagi, akan ada Pekan Olahraga nasional (PON) 2021 di Papua. Menpora pun memuji venue cricket yang ada disana. “Saya harap cricket Indonesia tetap memperhatikan protokol kesehatan. Untuk pengurus yang di daerah, beruntung punya venue yang sangat bagus di Papua. Ketua umum pasti nantinya punya rencana yang akan datang untuk membuat pertandingan disana. Bagi yang penasaran dengan lapangan yang bagus itu, persiapkan diri (berlatih),” jelas Menpora. 

“Nah, harus tetap semangat dengan kondisi yang sekarang. Kita lakukan aktivitas dengan perhatikan protokol, jangan takut, dan harus waspada. Harus optimis. Sukses dan selamat melakukan kejuaraan online, semoga bisa bersinergi terus dan menghasilkan atlet yang berprestasi dan mampu mengharumkan nama bangsa,” tambah Menpora.  

Sementara itu, Ketua Umum Persatuan Cricket Indonesia (PCI), Azis Syamsuddin menyambut baik dukungan dan apresiasi dari Menpora. “Mudah-mudahan kondisi kedepannya kita tetap semangat dan membangun olahraga untuk lebih berprestasi. Apabila ada hal yang kurang berkenan, kami mohon maaf. Kami ucapkan terima kasih, dan atlet-atlet tetap semangat mengikutinya,” kata Azis. 

Kejurnas cricket online berlangsung pada 12-29 Juni 2020. Pesan yang ingin disampaikan dalam kejuaraan ini yakni untuk saling menjaga kesehatan ditengah pandemi. Adapun peserta dibagi dengan beberapa kategori. Untuk kategori Mix diikuti dari wakil: NTT, Bali, Kaltim, Sumbar, dan Jatim. Kategori putra diikuti: Jawa Barat, Bali, Lampung, NTT, NTB, Banten, Jatim, Kaltim, Sumbar. Sementara, untuk kategori putri: Bali, Kaltim, Banten, Jatim, Jawa Barat, dan Sumbar.

Sumber : www.kemenpora.go.id

Soal Protokol Olahraga di Era New Normal, Menpora Terus Koordinasi dengan Tim Gugus Tugas Covid-19

Jakarta, 12/06/2020

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali menjadi narasumber pada acara bertemakan ‘Nasib Event Olahraga di Era The New Normal’. Kegiatan yang diselenggarakan secara virtual ini disampaikan langsung Menpora di Situation Room, Kemenpora, pada Hari Jumat/tanggal 12 Juni 2020. 

Acara yang dipandu oleh wartawan senior Rakyat Merdeka, Budi Rahman Hakim ini, Menpora menyampaikan, berbagai sektor terkena dampak dari pandemi Covid-19, termasuk kegiatan olahraga. Oleh karena itu, Menpora bersama jajaran dan pihak terkait lainnya terus menyiapkan protokol kesehatan. Ini nantinya diharap bisa diikuti oleh atlet, pelatih, ofisial, serta masyarakat secara luas. 

 “Pandemi ini sangat berdampak, seperti dampak pariwisata. Karena berbagai event berbasis sport tourism tidak bisa berjalan. Dampak ekonomi kerakyatan, dampak sosial dan kesehatan, serta dampak bagi olahraga,” kata Menpora. 

Menpora mencontohkan, kompetisi sepak bola yang terhenti untuk sementara waktu tak hanya berdampak pada klub, atlet, maupun ofisial saja. Tapi, ini berdampak juga dengan pedagang yang berjualan diseputaran stadion, petugas parkir, hingga berbagai elemen lainnya. 

Tak hanya itu, sejumlah kompetisi profesional lainnya seperti basket maupun voli juga demikian. “Terpaksa kompetisi olahraga profesional untuk sementara waktu dihentikan. Belum lagi kejuaraan-kejuaraan amatir lainnya, itu juga terdampak. Kemudian, juga ada olahraga masyarakat,” terang Menpora. 

Lebih lanjut, menteri asal Gorontalo ini menjelaskan, para atlet nasional kini berlatih secara mandiri ditengah pandemi. Mereka melakukannya untuk menjaga kebugaran. Meski diakui ini tidak berjalan dengan baik untuk tujuan prestasi. Apalagi, nantinya sejumlah kejuaraan akan dihadapi. Sejauh ini, rumusan protokol dibidang keolahragaan terus dikoordinasikan dengan kementerian terkait dan juga Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19. 

“Kemenpora terus mempersiapkan protokol untuk dibidang keolahragaan serta kepemudaan. Kita siapkan itu, dan koordinasi dengan kementerian terkait dan Tim Gugus Tugas,” ujar Menpora.  

Kemudian, dalam kesempatan ini juga, Menpora menyampaikan berbagai agenda event olahraga pada 2021 mendatang. Ada Piala Dunia FIFA U-20, Olimpiade, SEA Games, hingga PON di Papua. Menpora optimis atlet tanah air bisa menunjukkan prestasinya. “Ditengah pandemi ini, kami mengimbau masyarakat agar bisa terus berolahraga saat stay at home. Bahkan, kami membuat lomba senam stay at home. Pesertanya ada dari dalam dan luar negeri. Ini tentunya sangat mudah untuk diikuti dan dipahami,” kata Menpora.  

Hal yang sama juga dikatakan Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga Kemenpora, Raden Isnanta saat mengikuti acara ini. Kata Deputi Isnanta, teknis protokol dibidang keolahragaan terus dikoordinasikan dan dimatangkan dengan kementerian terkait. Rumusan itu, disebutnya merupakan hasil pemikiran bersama. “Ya, itu adalah masukan bersama (teknis protokol kesehatan). Intinya, tetap jaga jarak, cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir, serta jangan berkerumun. Dan untuk detilnya, akan ada nanti,” jelas Deputi Isnanta. Ikut hadir juga dalam acara ini yaitu, Staf Khusus Bidang Pengembangan dan Prestasi Olahraga, Mahfudin Nigara.

Sumber : http://www.kemenpora.go.id