Demak – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dinpora) Kabupaten Demak menggelar Sosialisasi Pengendalian Gratifikasi yang diikuti seluruh pegawai di halaman Kantor Dinpora, Jumat (26/6). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman aparatur mengenai pencegahan gratifikasi sebagai upaya mewujudkan …
Kendal – Tim bola voli pelajar Kabupaten Demak harus mengakui keunggulan tuan rumah Kabupaten Kendal dengan skor ketat 1-2 (25-21, 22-25, 10-15) dalam laga lanjutan Pra POPDA Zona 1 Jawa Tengah yang berlangsung di GOR …
Demak – Kelurahan Betokan, Kecamatan Demak, menggelar pembinaan dan pembentukan Pengurus Karang Taruna Tahun 2026 di Aula Kelurahan Betokan, Senin (22/6). Kegiatan ini diikuti pemuda Karang Taruna setempat dan dihadiri Camat Demak, perwakilan Polsek Demak, …
Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Demak melaksanakan Tugas Piket Posko Tanggap Darurat Bencana di BPBD Kabupaten Demak, kegiatan ini dilaksanakan selaras dengan penetapan Status Tanggap Darurat Bencana yang di mulai tanggal 17 Februari 2026 s.d …
Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Demak melaksanakan Aksi Bersih Sampah Serentak sesuai dengan surat resmi dari Sekretariat Daerah Kabupaten Demak nomor 660.1 / 0294 perihal Undangan kerja bakti (korvei) dan dialog virtual dengan Gubernur Jawa Tengah yang …
Sesuai Edaran Surat dari Bupati No 475.542/Th. 2020 khususnya pada pasal 5 ayat 1 tentang Protokol Kesehatan, maka Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Demak mulai memasang safety face untuk pelayanan dan memasang wastafel untuk cuci tangan para pegawai DINPORA Demak maupun pengunjung yang datang.
Para pegawai DINPORA Demak kerja bakti dengan memasang safety face dan memasang wastafel cuci tangan untuk pegawai dan pengunjung kantor, pemasangan safety face maupun wastafel cuci tangan dilakukan pada Hari Selasa, tanggal 16 Juni 2020 di Kantor DINPORA Demak. untuk mencegah penyebaran wabah virus Covid-19 (Corona) khususnya di Kabupaten Demak melalui protokol kesehatan diharuskan mempunyai peralatan untuk pencegahan wabah virus Covid-19 (Corona).
DINPORA Demak melakukan pengukuran suhu tubuh kepada seluruh pegawai DINPORA mulai dari Sekdin, Kabid, Kasi, Kasubbag serta pegawai ASN dan Non-ASN. Sebelum masuk kantor, seluruh pegawai yang baru datang akan di cek terlebih dahulu dengan alat pengecekan suhu tubuh untuk mencegah penyebaran Covid-19 (Corona) di Halaman Kantor DINPORA Demak.
Pelaksanaan pengukuran suhu tubuh pegawai di Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Demak sebagai pelaksanaan SE Bupati No. 475.542/Th. 2020 khususnya pada pasal 5 ayat 1 tentang Protokol Kesehatan. Maka dari pada Hari Selasa, tanggal 16 Juni 2020 pengecekan suhu tubuh kepada seluruh pegawai mulai dilakukan.
#bersamalawancorona
“JAGA KESEHATAN DENGAN MENERAPKAN POLA HIDUP BERSIH UNTUK DIRI KITA SENDIRI DAN LINGKUNGAN SEKITAR”
Pandemi wabah virus covid-19 (Corona) sampai saat ini masih belum berakhir bahkan di Kabupaten Demak wabah virus covid-19 sudah mulai meluas dengan lonjakan yang sangat drastis, pandemi ini juga mengakibatkan Program kegiatan DINPORA yang harusnya berjalan harus dibatalkan.
Dengan banyaknya waktu senggang maka para karyawan DINPORA meluangkan waktu untuk tetap beraktivitas berolahraga dengan memainkan permainan tenis meja di Aula Kantor DINPORA Demak pada Hari Senin, tanggal 15 Juni 2020. Kegiatan ini selain merefreshkan pikiran juga meningkatkan imun tubuh, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.
Semoga pandemi wabah virus covid-19 (Corona) bisa segera berakhir dan semuanya bisa kembali normal seperti sedia kala, yuk #bersamalawancorona dengan mengikuti anjuran pemerintah yakni selalu cuci tangan memakai sabun dan dibilas dengan air mengalir, selalu pakai masker, memakai handsanetizer, jaga jarak, serta jika tidak ada kepentingan lebih baik dirumahaja.
“JAGA KESEHATAN DENGAN MENERAPKAN POLA HIDUP BERSIH UNTUK DIRI KITA SENDIRI DAN LINGKUNGAN SEKITAR”
Menpora Zainudin Amali pada Hari Senin, tangal 15 Juni 2020 pagi menjadi Keynote Speaker pada acara Seminar Nasional Olahraga Daring (SEMANGAD) Video Conference dengan tema “Protokol Kesehatan dalam Pembelajaran Penjas & Olahraga di Tengah Pandemi Covid-19”. Pada acara tersebut Menpora menjelaskan bagaimana pelaksanaan Protokol Kegiatan Keolahragaan Dalam Menuju Tatanan Normal Baru.
Menpora mengatakan Kemenpora sekarang ini sudah mengeluarkan protokol kegiatan
keolahragaan yang dibagi dalam tiga kategori. Kategori pertama yakni untuk
kegiatan Pelatihan Nasional (Pelatnas), Pelatihan Daerah (Pelatda)/ Pelatprov,
Pelatihan Kabupaten (Pelatkab) atau Pelatihan Kota (Pelatkot), latihan klub.
Kedua yakni kategori kegiatan Kejuaraan, Event, Kompetisi atau Turnamen. Dan
yang ketiga yakni, Kegiatan Olahraga Rekreasi atau Olahraga Masyarakat.
“Ketiga kategori itu sudah kami terbitkan dan semuanya harus dipatuhi
oleh semua stakeholder olahraga di Indonesia. Sementara untuk bidang pendidikan
jasmani, Kemenpora masih akan berkoordinasi dengan Kementrian Pendidikan dan
Kebudayaan (Kemendikbud) untuk mengeluarkannya, karena sekarang ini masih belum
ada kepastian waktu kapan sekolah sudah dimulai. Insyallah akan menyusul,”
kata Menpora.
Menteri Kelahiran Gorontalo ini juga menjelaskan bagaimana pelaksanaan
Protokol Kegiatan Olahraga secara rinci sesuai dengan yang diterbitkan oleh
Kemenpora. Misalnya untuk Kegiatan Olahraga Rekreasi atau Masyarakat yang
sekarang ini sudah mulai marak dilakukan, salah satunya adalah Pusat Komunitas
dan Pusat kebugaran yang dilakukan di dalam maupun di luar ruangan, serta area
bermain dapat dibuka dengan tingkat kehadiran maksimal 10 pengunjung pada satu
waktu dan tempat tertentu dengan mengikuti protokol kesehatan.
“Intinya pemerintah dalam hal ini Kemenpora sudah mengeluarkan
protokol kegiatan keolahragaan yang berdasarkan protokol covid-19. Kuncinya
agar semua ini berjalan dengan baik dan maksimal harus ada kedisiplinan semua
masyrakat. Jika semua disiplin dalam menjalankanya, insyallah masa-masa sulit
untuk olahraga di masa pandemi covid-19 berakhir,” tambahnya. (amr)
Untuk mempersiapkan Pemeringkatan Keterbukaan Informasi Publik Tingkat Jawa Tengah 2020, Dinkominfo Kabupaten Demak melaksanakan Rapat Koordinasi dengan admin PPID (Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi) di seluruh OPD di Kabupaten Demak.
Acara dilaksanakan pada Hari Senin, tanggal 15 Juni 2020 bertempat di Ruang Pertemuan Dinkominfo Kabupaten Demak dengan tetap menerapkan Protokol Kesehatan. Acara dipimpin oleh Kepala Dinkominfo Kabupaten Demak (Dra. Endah Cahya Rini, MM) dan didampingi oleh Kabid Komunikasi dan Statistik (Agus Pramono, SH., MM) Kasi Sarana Komunikasi dan Diseminasi Informasi (Rudyanto, S.Sos).
Kepala Dinkominfo berpesan agar seluruh admin PPID di masing-masing OPD hingga akhir Juni ini segera mempersiapkan dokumen-dokumen yang diperlukan dalam rangka mempersiapkan pemeringkatan.
“Mari kita bersama-sama bersinergi agar Pemkab Demak dapat meraih hasil yang memuaskan dalam Pemeringkatan KI tahun ini”. tutup beliau
Melalui akun Instagram Kemenpora, Menpora Zainudin Amali pada Hari Sabtu, tanggal 13 Juni 2020 sore ngobrol online bareng pebulutangkis Indonesia Jonatan Christie di rumah dinas kompleks Widya Chandra III, Jakarta. Kepada Menpora, Jojo-panggilan akrab Jonatan Christie- banyak bercerita pengalaman masa kecil hingga dunia bisnis yang dia geluti sekarang.
“Sore hari ini kita akan bincang dengan Jonatan
Christie yang biasa di panggil Jojo. Jojo adalah pemain tinggul putra tim
Indonesia dari cabang bulutangkis. Dan saya kira semua yang nonton saat
pertandingan Tim Indonesia dengan negara lain, pasti menunggu aksi Jojo di
lapangan. Untuk mengobati kerinduan itu, kita berbincang santai bersama Jojo,
” ujar Menpora.
Menpora sempat menanyakan kabar ke Jojo, yang dijawab,
“Baik Pak, apa kabar Pak”. Selanjutnya, Menpora pun meminta Jojo
untuk bercerita awalnya suka bulutangkis. “Jo, cerita donk, awal suka
dengan cabang bulutangkis?,” tanya Menpora.
Mendapat pertanyaan tersebut, Jonatan pun mengaku
dikenalkan bulutangkis oleh ayahnya sejak kecil. Ia mulai bermain bulutangkis
ketika usianya menginjak 6 tahun. Sejak itulah, ia mulai serius menekuni
bulutangkis. Baik mengikuti di sekolah maupun di luar sekolah. Jonatan juga
berlatih di klub Taurus. Hasil latihan yang keras, ia memperoleh sejumlah piala
dari berbagai turnamen.
“Saya memulai karir diumur 6 tahun. Pertama kali
bermain bulutangkis pada saat kelas 1 SD. Pada saat saya menginjak bangku
dasar, setiap anak diwajibkan untuk memilih satu cabang ekstrakurikuler.
Diantaranya adalah bulu tangkis, basket dan sepak bola. Karena ayah saya tidak
ingin kulit saya menjadi hitam, ayah menyuruh saya untuk mengikuti
ekstrakurikuler bulutangkis,” jawab Jojo.
“Sejak saat itu, saya aktif mengikuti lomba
bulutangkis antar sekolah dan unggul di setiap permainan, akhirnya orang tua
saya mendaftarkannya di sebuah klub bulu tangkis yaitu PB Tangkas Specs. Dari
situ, saya mulai banyak memenangkan kejuaraan regional dan nasional,”
tambah Jojo.
Di luar dunia bulutangkis, Jojo pun mulai
menggeluti dunia usaha clothing. “Jadi saya sempat berpikir bahwa kita
tidak selama ada di satu bidang. Contoh saya tidak mungkin berada selamanya di
bulutangkis. Saya harus punya rencana ke depan apa yang bisa saya lakukan
kedepannya, mungkin salah satunya dari bisnis, bisnis clothing. Bisnis clothing
itu bisnis yang mengacu pada usaha menciptakan sebuah brand
fashion,” ucap Jojo.
“Merek dagang Satoe-Noesa, ini maknanya apa?
” tanya Menpora lagi. “Satoe-Noesa adalah nama perusahaan. Dengan
nama Satoe-Noesa, kita ingin mengangkat tema Indonesia. Jadi kita ingin
menunjukkan pada dunia bahwa Indonesia punya suatu hal yang sangat luar biasa
melalui kaos,” jawab Jojo lagi.
Di akhir perbincangan, Menpora meminta Jojo untuk
memberikan pesan kepada seluruh masyarakat Indonesia, terkait memasuki era
norma baru.”Terakhir, Jo, terkait memasuki era normal baru ini pesan apa
yang akan Jojo sampaikan pada masyarakat?,” tutur Menpora.
“Pesan dari saya kepada masyarakat, tetap ikuti
aturan dari pemerintah untuk selalu jaga jarak dan selalu pakai masker saat
keluar. Dan pastinya jaga kesehatan, tetap berolahraga dan jaga kebersihan.
Untuk para atlet tetap jaga kondisi, karena kita sebagai seorang atlet beberapa
hari tidak beraktivitas atau latihan pasti langsung drop. Untuk itu kita sebagai
atlet tetap latihan walaupun tidak terlalu berat agar tetap terjaga
staminanya,” pesan Jojo. (rep)
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali secara resmi membuka kejuaraan nasional (kejurnas) cricket secara virtual di Situasion Room, Kemenpora, pada Hari Jumat/tanggal 12 Juni 2020 malam. Pada kesempatan ini, Menpora berpesan kepada atlet untuk tetap menerapkan protokol kesehatan.
“Yang saya hormati, pengurus cricket, ini sangat luar
biasa ya. Saya mengapresiasi kejurnas yang dilakukan nanti. Tentu kami
berterima kasih tentang apa yang dilakukan pengurus cricket Indonesia. Ditengah
pandemi Corona ini, pengurus mampu berkreasi dan punya kreativitas,” kata
Menpora.
Kepada atlet dan pengurus cricket, Menpora berpesan
agar protokol kesehatan tetap dilaksanakan dengan baik. Selain itu, menteri
asal Gorontalo ini juga mengajak pengurus cricket untuk menyambut era new
normal nantinya. “Pandemi ini masih berlangsung di negeri kita. Tapi itu tidak
menghalangi kita untuk berkreativitas. Mari kita songsong era new normal.
Cricket juga harus sambut itu. Apa yang kita lakukan, saya berpesan untuk
perhatikan protokol kesehatan. Jaga jarak, cuci tangan pakai sabun dengan air
yang mengalir, dan lain sebagainya,” terang Menpora.
Jika protokol kesehatan dilakukan dengan
disiplin, Menpora yakin masyarakat bisa beraktivitas dan produktif ditengah
pandemi. Saat ini, protokol dibidang keolahragaan terus dikoordinasikan dengan
kementerian terkait serta Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.
“Protokol dilakukan dengan disiplin, kita yakin bisa beraktivitas dan produktif
ditengah pandemi. Maka itu, upaya cabang olahraga melakukan kegiatan seperti
ini sangat didukung. Pasti protokol untuk sepak bola dengan bulu tangkis itu
beda, juga halnya dengan cricket,” ujar Menpora.
Lebih lanjut Menpora juga memotivasi atlet cricket
untuk tampil baik disetiap kejuaraan. Apalagi, akan ada Pekan Olahraga nasional
(PON) 2021 di Papua. Menpora pun memuji venue cricket yang ada disana. “Saya
harap cricket Indonesia tetap memperhatikan protokol kesehatan. Untuk pengurus
yang di daerah, beruntung punya venue yang sangat bagus di Papua. Ketua umum
pasti nantinya punya rencana yang akan datang untuk membuat pertandingan
disana. Bagi yang penasaran dengan lapangan yang bagus itu, persiapkan diri
(berlatih),” jelas Menpora.
“Nah, harus tetap semangat dengan kondisi yang
sekarang. Kita lakukan aktivitas dengan perhatikan protokol, jangan takut, dan
harus waspada. Harus optimis. Sukses dan selamat melakukan kejuaraan online,
semoga bisa bersinergi terus dan menghasilkan atlet yang berprestasi dan mampu
mengharumkan nama bangsa,” tambah Menpora.
Sementara itu, Ketua Umum Persatuan Cricket Indonesia
(PCI), Azis Syamsuddin menyambut baik dukungan dan apresiasi dari Menpora.
“Mudah-mudahan kondisi kedepannya kita tetap semangat dan membangun olahraga
untuk lebih berprestasi. Apabila ada hal yang kurang berkenan, kami mohon maaf.
Kami ucapkan terima kasih, dan atlet-atlet tetap semangat mengikutinya,” kata
Azis.
Kejurnas cricket online berlangsung pada 12-29 Juni 2020. Pesan yang ingin disampaikan dalam kejuaraan ini yakni untuk saling menjaga kesehatan ditengah pandemi. Adapun peserta dibagi dengan beberapa kategori. Untuk kategori Mix diikuti dari wakil: NTT, Bali, Kaltim, Sumbar, dan Jatim. Kategori putra diikuti: Jawa Barat, Bali, Lampung, NTT, NTB, Banten, Jatim, Kaltim, Sumbar. Sementara, untuk kategori putri: Bali, Kaltim, Banten, Jatim, Jawa Barat, dan Sumbar.
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali menjadi narasumber pada acara bertemakan ‘Nasib Event Olahraga di Era The New Normal’. Kegiatan yang diselenggarakan secara virtual ini disampaikan langsung Menpora di Situation Room, Kemenpora, pada Hari Jumat/tanggal 12 Juni 2020.
Acara yang dipandu oleh wartawan senior Rakyat
Merdeka, Budi Rahman Hakim ini, Menpora menyampaikan, berbagai sektor terkena
dampak dari pandemi Covid-19, termasuk kegiatan olahraga. Oleh karena itu,
Menpora bersama jajaran dan pihak terkait lainnya terus menyiapkan protokol
kesehatan. Ini nantinya diharap bisa diikuti oleh atlet, pelatih, ofisial,
serta masyarakat secara luas.
“Pandemi ini sangat berdampak, seperti dampak
pariwisata. Karena berbagai event berbasis sport tourism tidak bisa berjalan.
Dampak ekonomi kerakyatan, dampak sosial dan kesehatan, serta dampak bagi
olahraga,” kata Menpora.
Menpora mencontohkan, kompetisi sepak bola yang
terhenti untuk sementara waktu tak hanya berdampak pada klub, atlet, maupun
ofisial saja. Tapi, ini berdampak juga dengan pedagang yang berjualan
diseputaran stadion, petugas parkir, hingga berbagai elemen lainnya.
Tak hanya itu, sejumlah kompetisi profesional lainnya
seperti basket maupun voli juga demikian. “Terpaksa kompetisi olahraga
profesional untuk sementara waktu dihentikan. Belum lagi kejuaraan-kejuaraan
amatir lainnya, itu juga terdampak. Kemudian, juga ada olahraga masyarakat,”
terang Menpora.
Lebih lanjut, menteri asal Gorontalo ini menjelaskan,
para atlet nasional kini berlatih secara mandiri ditengah pandemi. Mereka
melakukannya untuk menjaga kebugaran. Meski diakui ini tidak berjalan dengan
baik untuk tujuan prestasi. Apalagi, nantinya sejumlah kejuaraan akan dihadapi.
Sejauh ini, rumusan protokol dibidang keolahragaan terus dikoordinasikan dengan
kementerian terkait dan juga Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan
Covid-19.
“Kemenpora terus mempersiapkan protokol untuk dibidang
keolahragaan serta kepemudaan. Kita siapkan itu, dan koordinasi dengan
kementerian terkait dan Tim Gugus Tugas,” ujar Menpora.
Kemudian, dalam kesempatan ini juga, Menpora
menyampaikan berbagai agenda event olahraga pada 2021 mendatang. Ada Piala
Dunia FIFA U-20, Olimpiade, SEA Games, hingga PON di Papua. Menpora optimis
atlet tanah air bisa menunjukkan prestasinya. “Ditengah pandemi ini, kami
mengimbau masyarakat agar bisa terus berolahraga saat stay at home. Bahkan,
kami membuat lomba senam stay at home. Pesertanya ada dari dalam dan luar
negeri. Ini tentunya sangat mudah untuk diikuti dan dipahami,” kata Menpora.
Hal yang sama juga dikatakan Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga Kemenpora, Raden Isnanta saat mengikuti acara ini. Kata Deputi Isnanta, teknis protokol dibidang keolahragaan terus dikoordinasikan dan dimatangkan dengan kementerian terkait. Rumusan itu, disebutnya merupakan hasil pemikiran bersama. “Ya, itu adalah masukan bersama (teknis protokol kesehatan). Intinya, tetap jaga jarak, cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir, serta jangan berkerumun. Dan untuk detilnya, akan ada nanti,” jelas Deputi Isnanta. Ikut hadir juga dalam acara ini yaitu, Staf Khusus Bidang Pengembangan dan Prestasi Olahraga, Mahfudin Nigara.
Untuk kesehatan dan menjaga imun tubuh maka DINPORA Demak melakukan senam bersama pada Hari Jum’at, tanggal 12 Juni 2020 bertempat di Halaman DINPORA Demak dengan mengajak seluruh pejabat Struktural mulai dari Sekretaris Dinas, Kabid, Kasi, Kasubbag, serta seluruh pegawai ASN dan Non-ASN DINPORA Demak.
Kegiatan senam bersama dilakukan untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh, merefreshkan pikiran sehingga imun tubuh tidak turun meski Kabupaten Demak masih dalam kondisi pandemi wabah virus Covid (Corona). Dengan menjalankan protokol kesehatan seperti mencuci tangan sebelum memulai aktivitas, memakai hansanetizer, memakai masker dan menjaga jarak.
Setelah melakukan senam bersama, pegawai DINPORA Demak memainkan permainan Bola Voli di Halaman Aula DINPORA Demak dengan sistem penilaian skore dan sitem tiga kali kemenangan, semoga pandemi ini segera berakhir supaya kita semua dapat melakukan aktivitas seperti biasanya. #bersamalawancorona
Menpora Zainudin Amali menyambut baik kolaborasi yang
akan dijalin antara FKPPI (Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan TNI-Polri)
bersama dengan Kemenpora. Kolaborasi ini akan didorong terkait kewirausahaan
pemuda.
Menurut Menpora, pemerintah sangat mengapresiasi upaya positif masyarakat dan kelompok masyarakat termasuk dari FKPPI ini yang akan bekerjasama dengan pemerintah di bidang kewirausahaan pemuda. “Kami membuat program prioritas agar para pemuda kita memiliki minat untuk berwirausaha yang menjadi basisnya yang kuat untuk bisa mandiri memenuhi kehidupannya, keluarga dan lingkungannya sehingga bisa melebarkan jalannya ke berbagai aspek,” kata Menpora saat menerima audiensi secara virtual PP HIPWI FKPPI di Kantor Kemenpora, pada Hari Rabu/tanggal 6 Juni 2020 siang.
Pihaknya memandang penting program seperti ini karena
Indonesia akan menghadapi bonus demografi. “Kami memandang ini penting
karena kita akan menghadapi tantangan lainnya untuk bangsa seperti bonus
demografi maka anak-anak muda kita harus didorong untuk bisa mandiri
berwirausaha sendiri,” tegas Menpora.
Menpora berharap banyak diskusi membicarakan soal
kewirausahaan di kalangan pemuda dan siap berkolaborasi dengan FKPPI.
“Kami menyambut baik peran aktif dari teman-teman FKPPI, saya kira kita
akan bisa berkolaborasi sepanjang yang bisa kita lakukan bersama karena
Kemenpora juga bukan kementerian besar jadi ada keterbatasannya,”
jelasnya.
Ketua HIPWI (Himpunan Pengusaha dan Wiraswasta) FKPPI
Toro Sudarmadi berharap HIPMI dapat menjadi wadah wirausaha, pengusaha dan
wiraswasta FKPPI terlebih nantinya bekerjasama dengan Kemenpora. “Kami
ingin HIPMI menjadi wadah wirausaha dan bisa menularkan jiwa kewirausahaan
untuk mencetak generasi muda menuju wirausaha yang tangguh dan berjiwa
kebangsaan,” ujarnya.
“Kami melihat ada program-program Kemenpora yang
bisa dikolaborasikan terlebih cabang HIPWI ini ada di 33 provinsi di Indonesia
dengan berbagai potensi yang ingin kami dikembangkan bersama dengan
pemerintah,” harapnya.
Turut mendampingi Menpora dalam video conference ini
Deputi Bidang Pengembangan Pemuda Asrorun Niam Sholeh, Staf Khusus Menpora
Venno T serta hadir Dewan Penasehat FKPPI Eddy Kuntadi, Sekjen HIPWI Satria,
Ketua Generasi Muda FKPPI Shandy Mandela. (ben)